IMG 20260423 WA0012
IMG 20260423 WA0012
IMG-20260423-WA0012
previous arrow
next arrow

Klaim Antrean Sudah Normal, Warga: Pertamina Turun Lapangan !!!

redaksi
1789457863088452 2da51cd849 berita jayapura

HaluaNusantara – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan antrean pengisian BBM di sejumlah SPBU wilayah Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung dalam kondisi yang normal.

‎Berdasarkan Press Rilis yang diterima redaksi, Selasa (22/09) malam, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa antrean yang terjadi di sejumlah SPBU dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan masyarakat dan pola kedatangan konsumen pada waktu tertentu.

‎“Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di SPBU wilayah Pangkalpinang. Seiring adanya peningkatan kebutuhan masyarakat, kami terus melakukan penyesuaian penyaluran dan operasional di SPBU untuk mendukung kelancaran pelayanan,” ujar Rusminto.

‎”Berdasarkan hasil monitoring terkini, stok BBM di SPBU wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitarnya tersedia dan pelayanan tetap berjalan. Kondisi antrean pada sejumlah SPBU juga telah kembali normal dan terkendali,” tambahnya.

‎Sebagai upaya mempercepat pelayanan, lanjut Rusminto, SPBU melakukan penyesuaian operasional, termasuk penambahan operator pada jalur kendaraan roda empat serta pengaturan pelayanan di lapangan.

‎”Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan stok dan menyesuaikan penyaluran BBM berdasarkan kebutuhan di masing-masing SPBU,” paparnya.

‎”Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan dapat memanfaatkan SPBU alternatif di sekitar lokasi apabila terjadi kepadatan pada SPBU tertentu,” tutup dia.

‎Sementara itu, fakta dilapangan mematahkan pernyataan Pertamina Patraniaga Regional Sumbagsel yang mengatakan antrean pengisian BBM sudah dalam keadaan normal.

‎Sari, salah satu konsumen yang mengantre untuk mengisi BBM di SPBU seputaran Selindung mengatakan, Pertamina jangan cuma bisa ngomong tanpa tahu fakta dilapangan.

‎”Pertamina turun ke SPBU coba, lihat pakai mata bukan mulut apalagi tulisan,” ungkap Sari kesal, Rabu (23/09) siang.

‎”Ini SPBU ke 3 saya datangi dan semua hampir sama, masih ngatre dan terlihat padat. Jangan cuma bisa mengatakan normal tapi tidak tahu faktanya,” tambahnya.

‎Ditempat berbeda, tidak jauh dari SPBU sebelumnya, hal yang sama juga dikatakan Soleh.

‎Soleh mengatakan dirinya ikuy mengatre lebih dari 15 menit batu bisa mendapat giliran mengisi BBM.

‎”Pertamina jangan cuma bisa mengatakan aman saja, coba turun dan cek faktanya dilapangan. Jangan cuma bisa menikmati dinginnya ruang kerja saja,” kata Soleh.

‎”Yang saya khawatirkan, jangan sampai Pangkalpinang ini kayak Belitung. Belitung sulit BBM dan itu jangan sampai terjadi di sini. Jadi, pertamina jangan cuma bicara omong kosong tapi tidak ada solusi untuk memecahkan masalah ini,” timpalnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, antrean disejumlah SPBU yang ada di seputaran Kota Panhkalpinang terpantau mulai berangsur lancar, meski masih terjadi adanya kepadatan antrean baik kedaraan roda 4 maupun kendaraan roda 2. (JP)

Tinggalkan Balasan