HaluaNusantara – Muncul ke publik, Diani Safitri akui Adi Irawan Oknum Anggota DPRD Pangkalpinang tak ada niat baik untuk memberi nafkah anaknya.
Dikatakan Diani, Ketua Partai Golkar Kota Pangkalpinang itu tidak pernah bertanya tentang anaknya, baik itu dari kesehatan hingga pendidikan.
”Waktu itu anak kami pernah menderita sakit TBC dan tidak pernah dia bertanya tentang kondisi anaknya,” ucap Diani kepada wartawan, Minggu (22/03) sore di salah satu Caffe di Pangkalpinang.
Saat sebelum ramai seperti sekarang, lanjut Diani, dia pernah mengakui anaknya dan dia mengaku akan menafkahi anaknya tapi faktanya tidak ada.
”Dua hari yang lalu bertemu untuk mebahas anak kami. Dia mengakui bahwa anak itu tanggung jawabnya, namun faktanya tidak ada niat baik untuk serius tentang tanggungjawab dia sebagai ayah,” paparnya.
”Pernah juga untuk komunikasi dengan orang tua yang Adi, tapi nomor kami di blokir,” tambahnya.
Tak hanya itu, Diani juga mengaku sempat merasa depresi karena harus menghadapi dan menghidupi anaknya sendirian tanpa ada campur tangan ayahnya.
”Saya ingin ada etikad baik, masing-masing punya kehidupan. Seharusnya dia sebagai ayah juga memiliki tanggungjawab untuk membesarkan, membiayai anak ini. Anak ini tumbuh butuh kasih sayang dan perhatian,” ucapnya.
”Saya hanya menuntut keadilan untuk anak saya. Saya tidak meminta harta berlimpah apalagi dengan memaksa, tapi sudah sewajarnya dia sebagai ayah harus bertanggung jawab untuk memberi nafkah anaknya,” pungkas Diani Safitri.
Sementara itu, Adi Irawan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan. ***









