IMG 20260227 WA0035
IMG 20260227 WA0035
IMG-20260227-WA0035
previous arrow
next arrow

Poltak: Berita TV One Itu Bukan Video Pemukulan Terhadap Wartawan

redaksi
Screenshot 20260312

HaluaNusantara – Kuasa Hukum 3 tersangka pemukulan oknum wartawan, Poltakparngiton Silitonga, keberatan dengan berita yang disiarkan TV One, karena dianggap sepihak dan tidak berdasarkan fakta dilapangan, Kamis (12/3).

Poltak menjelaskan, video visual yang ditayangkan TV One pada, Rabu (11/3) lalu, bukalah peristiwa pemukulan terhadap tiga wartawan seperti yang diberitakan.

“Video itu bukan keributan antara warga atau 3 tersangka dengan wartawan, melainkan itu merupakan video perseteruan antara warga sekitar dengan oknum Satgas yang menghadang truk petani tailing (mineral ikutan-red) di depan PT PMM,” kata Poltak dalam video yang diterima redaksi.

‎”Kedua kejadian tersebut berada dihari yang sama (pagi dan siang-red). Video yang ditayangkan oleh TV One adalah pagi hari atau insiden keributan antara warga dengan Oknum Satgas, bukan terhadap wartawan,” tambahnya.

‎Kronologinya, lanjut Poltak, sopir yang melintas dan security PT PMM didokumentasikan oleh oknum wartawan tanpa izin. Sehingga, tersangka yang ketakutan merasa terusik dan meminta kepada para korban untuk menghapus foto dirinya, tetapi tidak dihiraukan.

‎”Sopir truk merasa ketakutan karena mengganggu privasinya. Dan sopir truk itu juga mengenal salah seorang jurnalis disana dan ternyata, dia sering datang ke petani-petani tailing dengan mengintimidasi, bahkan mengaku sebagai anggota Polres,” jelasnya.

‎”kemudian petugas perusahaan keluar dan mengamankan ketiga jurnalis supaya tidak diamuk massa. Jadi, isu soal penyekapan itu saya tegaskan tidak ada,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan